4/15/2009

Renungan Diri

"Berdoalah untuk musuh kita, itulah kuncinya."

God, gue baru denger itu tadi dari Bu Hastuti, guru bahasa indonesia gue. Dia paling sering ceramah, tapi rata-rata ceramahnya ga jelas dan bikin ngantuk. Baru hari ini, gue lagi fresh, lagi mau dengerin dia.
Nah, pas dia masuk dia langsung khotbah dengan khasnya dia. Khasnya dia itu dia tiap hari pasti khotbah depan kelas, paling cepet itu setengah jam pelajaran. Ngantuk banget, asli sumpah.

Tadi. Barusan aja.
Dia ngomong banyak hal yang bikin gue agak nyadar.
Gini..


"Berdoalah untuk musuh kita, itulah kuncinya."
Gue nyadar, gue punya musuh.

Abis itu dia ngomong..
"Setiap kali kita disakiti orang lain, doakanlah orang itu."
Gue langsung nyadar lagi. Tuhan, selama ini yang salah gue ama dia? Apa yang gue lakuin selama ini bener apa salah, Tuhan? Kalo bener, gapapa kan musuhan terus?

Aaaa banyak dosa emang ya gue -__________-

Terus abis itu dia ngomong lagi..
"Ibu itu termasuk orang yang gampang berbicara, susah untuk menuliskannya."
PERSIS BANGET BU KAYA GUE.
Easy to talk it loud, but hard to write it long, or do it now. Hem gila juga ya ternyata.

Dan gue juga termasuk orang yang 'paling gampang nyalahin orang lain'....

Fen, are you okay?
I don't think so, dude.

Dan akhirnya gue pun, badmood all day, today..

No comments:

Post a Comment